PURWODADI, PERHUTANI (17/05/2026) | Perhutani KPH Purwodadi menunjukkan komitmennya dalam memastikan tata kelola tebangan berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas melalui kegiatan monitoring langsung di lapangan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Wakil Administratur KPH Purwodadi di lokasi tebangan Petak 23A1 RPH Terkesi, BKPH Penganten, pada Minggu (17/05).
Monitoring tersebut dilakukan sebagai upaya pengawalan terhadap kegiatan tebangan jati pada areal seluas 11,62 hektare dengan target produksi sebesar 231,786 meter kubik. Langkah ini menjadi bagian dari implementasi pengawasan ketat untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan atau praktik tebangan tanpa kecurangan (zero fraud).
Wakil Administratur KPH Purwodadi, Henry Kristiawan, menegaskan bahwa pengawasan langsung di lapangan merupakan bagian penting dari sistem kontrol internal perusahaan dalam menjaga integritas pengelolaan hutan.
“Perhutani berkomitmen penuh untuk memastikan seluruh proses tebangan berjalan sesuai ketentuan. Monitoring langsung ini penting untuk memastikan tidak ada penyimpangan, baik dari aspek volume, administrasi, maupun pelaksanaan di lapangan. Prinsip zero fraud harus benar-benar kita jaga bersama,” ujar Henry Kristiawan.
Sementara itu, Kepala BKPH Penganten, Aris Gunawan, menyampaikan bahwa pihaknya bersama jajaran di lapangan terus memperkuat pengawasan teknis serta koordinasi dengan kru tebangan agar kegiatan berjalan tertib.
“Kami di BKPH Penganten terus melakukan pendampingan dan pengawasan melekat kepada kru tebangan. Selain memastikan target produksi tercapai, kami juga menekankan aspek keselamatan kerja dan ketertiban administrasi di lapangan,” jelas Aris Gunawan.
Dari sisi pelaksana lapangan, salah satu kru tebangan yang merupakan warga sekitar hutan mengaku kegiatan pengawasan ini memberikan dampak positif terhadap kedisiplinan kerja serta meningkatkan rasa tanggung jawab dalam pelaksanaan tebangan.
“Kami bekerja sesuai arahan dan aturan dari Perhutani. Dengan adanya pengawasan langsung seperti ini, kami juga semakin hati-hati dan lebih tertib dalam bekerja. Harapannya hasil tebangan bisa sesuai target dan tidak ada masalah di kemudian hari,” ungkapnya.
Melalui kegiatan monitoring ini, Perhutani KPH Purwodadi menegaskan kembali komitmennya untuk menjaga tata kelola hutan yang profesional, transparan, serta berorientasi pada keberlanjutan dan akuntabilitas di setiap proses kegiatan tebangan.
Editor : Aris